Wednesday, November 16, 2011

14th June

Title       :14th June
Author  : devIL'21
Genre   : family, friendship, romance
Length  : oneshoot
Cast       :
-          yoo eun ra
-          Kim Jonghyun
-          Choi min ho
-          Song eun hwa


aku hanya meminta senyummannya mengarah padaku
Senyuman tulus menyayangiku
Senyuman yang menginginkan diriku
Hanya itu yang kupinta darinya
apakah itu berlebihan?
*****
“kenapa dia masih bersikap seperti itu padamu?”Tanya eun hwa, disela eun ra sedang asik mencatat materi dari papan tulis.
“entahlah,, kerjakan saja tugasmu, jangan mengurusi masalahku”jawab eun ra, ketus. ia enggan menjawab pertanyaan kawannya itu, karena ia tahu jika mengingat masalah kejadian tadi akan membuat lka hatinya semakin perih.
“aiesh... masalahnya kau itu berada di sampingku dan aku tahu, di dalam otakmu itu” eun ra mengetuk pulpen pada kepala eun ra, "sedang memikirkan hal tadi. ayolah~ kalau kau tidak mau cerita aku tidak apa - apa"tutur eun hwa dengan wajahnya yang tak berdosa.
“sssst… diam saja.. ini urusan aku dengannya, urusi saja”desis eun ra,kesal. Karena sejak tadi, eun hwa terus - terusan memaksanya sedari tadi untuk menceritakan kejadian tadi pagi antaranya dengan kakaknya.

Bagaimanapun juga aku tidak akan selalu menceritakan urusanku dengannya padamu, bukan? Semua masalah bisa aku ceritakan padamu, tapi untuk yang satu ini tak mungkin. mianhae, eun ra, batin eun ra.

lima menit terakhir kali adu mulut di antara kedua sahabat itu, tiba - tiba eun ra menggenggam tangan eun hwa. "eun hwa, aku harus pulang. kau bisa mengizinkan aku saat absen'kan?"
barulah eun hwa menyadari perubahan raut wajah sahabatnya itu, yang sedari tadi duduk di sampingnya kini berubah menjadi pucat. "ada apa, eun ra? kenapa kau terlihat pucat?" tanya eun hwa panik.
eun ra menggemas perutnya yang kini malah memaki seluruh tubuhnya, ia lemas sekarang. "aku harus pulang. aku~" sakit yang memakinya semakin menjadi - jadi "aku harus pulang. tolong, un hwa" tanpa pintaan lagi, eun ra langsung menenteng tasnya serabutan.

Noona Neomu Yeoppo


Tittle      : Noona neomu yeopo
Author  : devIL'21
Genre   :  family,, [apa lagi ya? _ish,, author bingung!! Nilai sendiri ajha..]
Cast       : Lee Jin Ki [Onew] , Lee Taemin, Kim Ki Bum [key] , Kim Jonghyun [jjong], dan Choi Min ho

ini salah satu FF YAOI ^^
HAPPY READING yAhh...

                Ternyata pagi telah menyambutku, yang baru tersadar dari lelapku saat sinar sang raja kehidupan menghujam kedalam kamarku dari sela-sela jendela kamarku yang terturupi korden.
“ih! Telat lagi!”seruku, dan segera bergegas berlarian kedalam kamar madi, yang berada masih diarea kamarku. Usai mandi, mengenakan pakaian khasku, yakni baju oblong dan celana jins, serta ditambah jaket biruku yang bermotif tengkorak hitam saat menyadari suhu pagi ini begitu dingin, aku segera bergegas kearah ruang makan untuk sarapan pagi
“ajummaaa…!! Aku pergi dulu.. annyeong”seru ku, seraya berlarian kebagasi rumahku, tepat disamping rumahku, setelah aku memakai sepatu kets hitamku.
Aku segera melesat dengan kecepatan tinggi dengan mobil sport biruku, melewati beberapa tikungan, melewati gedung-gedung yang menjulang tinggi, melewati keramaian yang memenuhi sudut jalan saat semuanya sibuk untuk beraktifitas sepagi ini. Tak lupa pula, ritual pagi saat melesat dengan mobilku adalah mendengar music dan mengikuti tiap lirik – lirik lagu barat itu.
Aku yang terlalu asik menikmati ritualku itu, tanpa sadar hampir menabrak seorang yeojha yang sedang menyebrang jalan. Dan untungnya aku bisa dengan tangkas merem mendadak! Hanya berjarak satu centimeter mungkin, antara mobilku dengan tubuhnya, Sehingga yeojha itu tak tidak apa-apa,
“oueiy!! Apa kau buta, ha? Ini jalan! Bukan taman!! Asal nyebrang aja! Kamu gag bisa lihat ya?”seruku, masih didalam mobil hanya kepalaku yang melongo keluar dari jendela mobil.
“mianhae,, mianhae..”ujar yeojha itu seraya agak membungkuk sedikit badannya, tetapi matanya tak menuju kearahku walau mengarah kemobilku. Astaga, yeojha itu sangat cantik. Tepat, sesuai dengan yeojha yang aku idamkan, ditambah ia yang mengenakan kemeja, rambutnya tergurai panjang, sampai sepinggang, walau dihiasi topi pada kepalanya dan celana jins biru, serta sepatu kets hitamnya. Lengkap! Itu idamanku!!
                Sepintas terpikir saat aku harus keluar dari mobil, dan ingin membantunya, sehingga ada peluang berkenalan dengannya, tetapi urung karena aku punya urusan penting dan ternyata seorang namja muncul dari sisi jalan dan menghampiri yeojha itu.
“mianhamnida,,”ujar namja itu padaku, lalu menuntun perlahan yeojha itu kesudut jalan, menyingkir dari perlintasanku.
                Tanpa pikir panjang lagi, aku segera menancap gas mobilku dan bergegas melesat, walu wajah yeojha itu selalu menghantuiku.
“oppaaaaa….!”seru bocah kecil, dongsaengku, taemin, bocah yeojha berusia Sembilan tahun yang berlari menghampiriku seraya menangis tersedu dan memelukku dipinggangku didepan gerbang sekolahnya.
“ish? Waeyoo? Ada apa? Siapa yang mengganggumu lagi?”tanyaku padanya, mengelus pelan untaian rambut pirangnya.
“min ho, oppa… min ho, menggangguku! Tadi saja, dia seperti mau menciumku, tapi aku menampar duluan pipinya! Hikz.. hikz.. dia jahat oppa”tutur dongsaengku
“ih,, lalu, waeyoo kau menangis?”Tanya ku seraya nyengir kuda.
“donghae.. dia mencubitku, tapi dia sudah kabur”ujarnya
“ih? Sebenarnya kamu ini menangis karena min ho atau donghae?”tanyaku, yang agak bingung atas penjelasan dongsaengku yang polos ini.
“sebenenarnya karena shindong”ujarnya lagi, mengusap air matanya yang membasahi pipinya.
“ish? Kau suka membuat oppa makin bingung. Ya sudah.. kalau begini ceritanya kita pulang saja. Oppa masih kecapek’an, oppa’kan baru pulang dari autralia”ujarku, seraya menuntun dongsaeng kesayanganku ini kearah parkiran mobil, yang tak jauh dari posisi berdiriku.
“ne”jawab dongsaengku itu, dengan semangat. Seperti kesedihannya tadi sudah menghilang, dan senyum dibibirnya yang menghiasi bibir mungilnya, dan itu yang selalu membuatku tersenyum saat melihat senyumannya itu.
Tiba-tiba, reflek mataku menangkap sesosok yeojha yang berdiri memaku didepan gerbang sekolah taemin, sedang menyandar tapi tatapan matanya kosong.
“oppa,,, ayyo! Kita ke café’kan?”Tanya dongsaengku, mengubar lamunanku yang terpesona oleh paras yeojha itu.
“ne…”ujarku, yang berjalan pelan kearah parkiran, walupun aku sesekali melirik kearah yeojha itu berdiri.
Tiba-tiba seorang namja yang sebaya denganku, dan seorang bocah namja menghampirinya dan berlalu begitu saja, seraya tertawa, mengobrol sesuatu pada ketiganya.
======================= =======================
                Tepat jam 11.30 a.m. yang tertera dilayar jam tanganku, aku segera melesat seperti biasa, menjemput dongsaengku. Walupun seharusnya aku menjemputnya masih sejam lagi, tapi aku berniat untuk sebentar jalan-jalan keliling kota seoul, kota yang sudah aku tinggali tujuh tahun yang lalu.
“annyeong ajumma.. aku mau jalan-jalan dulu, baru aku menjemput taemin”seruku, dan langsung menuju bagasi.

The Truth,, He Is My Love [Part I]


Title       : The Truth,, He Is My Love
Author  : devIL'21
Genre   : ==” find out by your self
Cast       :
= Song Hyo In
= Lee Jin ki
= Kang Min Hyuk
= Song Seunghyun



Aku lelah dalam keterpurukan dalam sebuah kehidupan yang tak kunjung membahagiakan seorang seperti ku.
Kehidupan tanpa cinta yang sebenarnya, cinta yang ingin kusentuh
***
Dialah namja yang kucintai
Tapi,, seorang namja lain juga menyayangiku dan mencintaiku
aku terlalu bingung untuk memilih diantaranya
Dicintai dan sayangi tanpa ada perasaan yang aku rasakan, atau.. tetap mencintai seseorang yang tak kunjung menyadari perasaanku ini.
I should choose one of them!! My first love or my first boy friend or.. my best friend
====================================================================================
[The 2nd years of 3 years in High School Seoul]
>> Author’s POV
“aaiesh!! Kok gitu sih jalan ceritanya?!”kata kyuchi, sembari mengusap pipinya yang bsah dengan tisu yang telah tersedia diatas mejanya, tetapi matanya tetap menatap kearah layar laptop.
Hyo in berdesis, menyuruh kyuchi diam. “cengeng!!”
#tak
Hanna yang sedari tadi asik mengusap pipinya yang basah, dan matanya yang telah sembap, menyahut dengan galak “kau itu yeojha atau namja, oeh? Kalau seorang yeojha pasti menangis kalau nonton yang kayak begene?!”hanna menunjuk –nunjuk ke layar laptop, hingga laptopnya bergoncang.
“eh! Kau! Kau ini mau merusak laptopku, ah?”sahut maknae, yang kesal memperhatikan juluran tangan hanna yang memang menyiksa laptopnya.
Hyo in yang duduk diantara empat yeojha itu, segera beranjak saat detik-detik rusuh akan terjadi. “misi- misi…?!”serunya, sembari mendorong hanna dan maknae yang duduk disamping kanannya.
Setelah ia keluar dari kerumunan temannya tadi, hyo in keluar dari kelasnya.
“HYo in!”panggil seseorang dari dalam kelas, saat hyo in berdiri diambang pintu kelasnya. Hyo in berbalik, dan mendapatkan seorang namja yang sudah berdiri dihadapannya dengan senyuman tersungging dibibirnya, namja bernama Onew.
“MWO?!”kata hyo in ketus, dan melotot, membuat onew menjadi ciut.
Onew hanya terkekeh, “kenapa kau keluar?”katanya,
“mau ke toilet,,! WAE? Mau ikut, oeh?”kata hyo in ketus.
“ah? Ku kira mau kekantin,,”
“ke kantin abis dari toilet,, LAPAR”kata hyo in. hyo in segera melesat keluar kelas, meninggalkan kelas yang memang semakin ricuh oleh isakan tangis dan komentar para murid atas fil yang mereka tonton secara masal itu.
Onew segera mengikutinya, dan menjajarkan kecepatan langkah kakinya.
“tunggu disini,, JANGAN MASUK!!”hyo in langsung masuk kedalam toilet wanita, dan hilang dibalik pintu toilet yeojha.
“udah?”Tanya onew, saat hyo in muncul dari balik pintu toilet yeojha. Hyo in hanya mengangguk.
Onew menggandeng tangan hyo in dan menuntun hyo in kekantin, sesuai tujuannya.
>> Hyo In’s POV
Aargh,,, kenapa semuanya nangis?
Aku asik memantau seluruh nae chingudeul yang asik menatap kearah layar laptop, dengan mata sembap.
Karen bosan,, akhirnya aku memutuskan ke kantin saja, daripada mendengar isakan tangis mereka.
Saat aku hendak keluar dari kelas, aku menemukan onew yang memanggilku, dan ia menawarkan dirinya untuk bersedia ke kantin bersamaku, walaupun aku harus memenuhi panggilan alam –buang hajat- terlebih dahulu.
                Siapa yang tidak mau?!
“hyo in,, kau tau yang namanya seohyun, oeh?”Tanya onew, sembari melumat makanan didalam mulutnya saat aku dengannya duduk berseberangan disudut kantin.
Aku mengangguk, “ne,, wae?”jawabku, dan menelan setiap makanan yang ada didalam mulutku dengan susah payah.
“dia yeopo’kan?” tanyanya lagi, bergairah
                #Deg
                Untuk kesekian kalinya, ia membuatku kesal dengan pertanyaan seperti ini, dia selalu menanyakan tentang yeojha dihadapanku.
Aku mengangguk, tanpa menjawabnya dengan lisan.
“bagaimana menurutmu? Dia cocok denganku, bukan?”
                #deg